Donate Today! Click Here!

Annisa Bersemangat, Ibunya Khawatir

PDF
Cetak
E-mail
Selasa, 03 Desember 2013 22:28

Annisa menjalani operasi yang dibantu Yayasan Suaka Ananda Bpos, Selasa (3/12). BANJARMASIN POST GROUP/SALMAHBANJARMASIN - Detik-detik akan menjalani operasi pemisahan jari tangan, Annisa (11) sama sekali tidak terlihat ketakutan, Selasa (3/12).

Saat dibawa masuk ke ruang operasi, sekitar pukul 10.00 Wita, ia pun bersikap seperti biasanya. Bercanda dengan sanak keluarga yang memberikan motivasi kepadanya. Tampak bersemangat menjalani operasi tersebut.

Saat itu ia menjalani operasi tahap pertama yang dibiayai Yayasan Suaka Ananda Bpos, di RSUD Ulin. Sekitar satu jam, selanjutnya dibawa ke ruang ortopedi, Tulip Kelas 3. Beberapa saat kemudian, sedikit demi sedikit sudah bisa diajak bicara.

Penuturan Fatimah (45), ibu Annisa, bungsu dari empat bersaudara ini mengalami dempet jari-jari pada kedua tangan. Kaki kanannya juga tidak bisa lurus. Itu diderita sejak lahir.

Ia pun sangat berterimakasih atas bantuan Yayasan Suaka Ananda Bpos. Anaknya sangat bersemangat menjalani operasi karena lama mengidamkan jari tangan yang normal.

“Annisa memang berkeinginan dioperasi. Malah saya yang khawatir dan takut,” tutur warga Alalak ini.

Semangat yang besar, memang ditunjukkan murid kelas IV SDN Alalak Tengah 4 Banjarmasin ini. Sampai pascaoperasi, tidak terdengar keluhan.

Ditambahkan Syaid Abdullah, yang bekerja sebagai buruh, untuk operasi tidak mampu biayanya.

“Sering menangis melihat kondisinya. Sekarang sama seperti anak lain. Mudah-mudahan, operasi berikutnya tetap bisa dibantu,” harapnya.

Terpisah, Aida Muslimah, Ketua Yayasan Suaka Ananda Bpos, mengatakan, Annisa akan menjalani beberapakali operasi.

“Untuk biaya, sepenuhnya ditanggung yayasan,” ucapnya.

Ia tambahkan, yayasan bertujuan menolong anak-anak yang sakit atau berkelainan fisik. (banjarmasinpost)
 

Isi Komentar

Show/Hide Comment form